Jumat, 12 Juni 2026
Google search engine

Gelar Apel Siaga Karhutla, Kapolsek Bonai: Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan Sejak Dini

TRANSMEDIA.CO,ROKAN HULU – Dalam rangka mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat musim kemarau, Polsek Bonai Darussalam bersama unsur pemerintah, TNI, perusahaan, dan masyarakat menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Lapangan Kantor PT Bina Daya Bentala, Desa Kasang Padang, Kecamatan Bonai Darussalam, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla yang berpotensi terjadi di wilayah Kecamatan Bonai Darussalam.

Apel dipimpin Camat Bonai Darussalam Elfitrend Saputra, S.Kom., M.IP dan dihadiri Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., M.H, Danramil 10/Kunto Darussalam Kapten Inf. Devi Edward, para kepala desa, perwakilan perusahaan perkebunan, Masyarakat Peduli Api (MPA), Satgas Satria Kresna, serta unsur terkait lainnya.

Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Abdau Wardiyoso menegaskan bahwa langkah pencegahan menjadi prioritas utama dalam upaya mengendalikan karhutla. Menurutnya, keberhasilan pencegahan sangat bergantung pada kerja sama dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

“Dengan kesiapan personel, peralatan, dan sinergi yang kuat antarinstansi, kita berharap potensi karhutla dapat dicegah sejak dini sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” ujarnya.

Camat Bonai Darussalam mengingatkan seluruh pihak agar meningkatkan kewaspadaan memasuki musim kemarau. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, perusahaan, dan masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Ia juga meminta para kepala desa untuk terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila ditemukan titik api maupun kepulan asap guna mencegah kebakaran meluas.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla yang dimiliki masing-masing instansi dan perusahaan. Pemeriksaan meliputi kesiapan peralatan pemadaman, kendaraan operasional, hingga perlengkapan pendukung lainnya.

Seluruh peserta juga mengikuti simulasi penanganan karhutla sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan personel serta memastikan kesiapan peralatan dalam menghadapi kondisi darurat di lapangan.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.45 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif. Melalui apel kesiapsiagaan tersebut, seluruh stakeholder di Kecamatan Bonai Darussalam diharapkan semakin solid dan siap menghadapi ancaman karhutla selama musim kemarau tahun 2026.***

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer