Anggota DPRD Pekanbaru Roni Amriel: APBD-P Rp3,26 Triliun Harus Dirasakan Masyarakat

PEKANBARU (TRANSMEDIA.CO) Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amriel, mendukung 14 program prioritas Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Walikota Agung Nugroho.

Menurut Roni, sejumlah program tersebut menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari perbaikan jalan dan drainase, penanganan banjir dan sampah, pelayanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, penguatan UMKM hingga pembenahan lingkungan melalui Program Pekanbaru LESTARI.

“Program Pak Agung bukan hanya sekadar rencana. Masyarakat sudah merasakan manfaatnya. Jalan diperbaiki, drainase dibenahi, pendidikan dan kesehatan diperhatikan, UMKM didukung, serta persoalan kebersihan dan lingkungan ditangani lebih cepat,” kata Roni Amriel.

Pernyataan itu disampaikan Roni setelah DPRD bersama Pemerintah Kota Pekanbaru mengesahkan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp3,26 triliun.

Menurutnya, dalam APBD-P tersebut, pemerintah kota tetap mengalokasikan anggaran untuk program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Di antaranya beasiswa, subsidi bunga pinjaman bagi pelaku UMKM, santunan kematian, pelayanan kesehatan, penanganan sampah dan banjir, serta perbaikan jalan dan drainase.

Roni juga mengapresiasi Program Pekanbaru LESTARI atau Lingkungan Elok, Sehat, Tertata, Aman, Resik dan Indah. Melalui program ini, Pasukan LESTARI telah ditempatkan di 15 kecamatan untuk mempercepat penanganan sampah, drainase tersumbat dan persoalan lingkungan lainnya.

“Pekanbaru LESTARI merupakan program yang langsung menyentuh lingkungan tempat tinggal masyarakat. Persoalan di kecamatan tidak perlu menunggu terlalu lama karena sudah ada petugas, kendaraan dan perlengkapan yang bisa langsung diturunkan,” ujarnya.

Selain pelayanan publik dan infrastruktur, Roni menilai arah pembangunan Pemko Pekanbaru juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi.

Ia menyoroti pertumbuhan ekonomi Pekanbaru pada Triwulan II 2026 yang mencapai 7,39 persen secara tahunan. Berdasarkan data yang dipaparkan Kementerian Dalam Negeri, angka tersebut menempatkan Pekanbaru sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi Pekanbaru tercatat di atas Batam sebesar 7,28 persen, Surabaya 7,20 persen, Makassar 7,04 persen dan Palopo 6,97 persen. Angka tersebut juga berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.

“Pertumbuhan ekonomi tertinggi di antara kota-kota di Indonesia tentu menjadi prestasi yang patut diapresiasi. Ini menunjukkan aktivitas perdagangan, investasi, pembangunan dan UMKM di Pekanbaru terus bergerak,” jelas Roni.

Namun, Roni mengingatkan pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya dilihat dari angka. Menurutnya, pemerintah juga harus memastikan pertumbuhan tersebut membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan pelaku usaha dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Karena itu, ia menilai kebijakan APBD-P yang tetap memberikan perhatian terhadap UMKM, pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan lingkungan perlu terus dikawal.

Roni memastikan DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan agar seluruh program dilaksanakan tepat sasaran, transparan dan sesuai aturan.

“Setiap rupiah dalam APBD harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan dan pembangunan. Empat belas program prioritas ini harus kita kawal bersama agar manfaatnya semakin luas dirasakan warga Pekanbaru,” tutup Roni Amriel.***adv

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer