TRANSMEDIA.CO,ROKAN HULU – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digalakkan di Kabupaten Rokan Hulu. Salah satunya melalui penanaman jagung Kuartal III Tahun 2026 yang dilaksanakan Polsek Tandun bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, penyuluh pertanian dan masyarakat.
Kegiatan penanaman berlangsung di Dusun Langgak Rambahan II, RT 008/RW 004, Desa Koto Tandun, Kecamatan Tandun, Senin (14/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, lahan mineral seluas sekitar 1 hektare atau 10.000 meter persegi dimanfaatkan untuk budidaya jagung pipil. Penanaman juga didukung penggunaan pupuk organik sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan produktivitas lahan.
Kapolsek Tandun AKP P. Simatupang, S.H., hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Camat Tandun Feriadi, S.IP., M.Si., Pj Kepala Desa Koto Tandun Aly Yusuf, S.Sos., M.IP., penyuluh pertanian, pendamping desa, perangkat desa serta masyarakat.
Kehadiran jajaran Polsek Tandun dalam kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan nasional. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar lahan produktif di tingkat desa dapat dikelola secara maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Jagung menjadi salah satu komoditas yang dikembangkan karena selain mendukung ketersediaan pangan, hasil produksinya juga diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
AKP P. Simatupang menegaskan, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman. Perawatan dan pengawasan tanaman hingga masa panen juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan.
“Penanaman ini baru langkah awal. Yang lebih penting adalah memastikan tanaman tumbuh optimal hingga panen, sehingga lahan produktif yang dikelola masyarakat benar-benar menghasilkan,” ujar AKP P. Simatupang.
Ia berharap pengelolaan lahan tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjadi salah satu upaya mendukung pencapaian target swasembada pangan nasional Tahun 2026.
Polsek Tandun bersama unsur pemerintah dan pertanian juga akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman serta mendorong pengelolaannya hingga memasuki masa panen.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 10.30 WIB tersebut berlangsung aman, lancar dan kondusif.***



